JAKARTA – Penerapan teknologi Video Assistant Referee (VAR) secara penuh di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia, BRI Liga 1, mulai menunjukkan dampak positif yang sangat signifikan. Operator liga dan komite wasit melaporkan adanya penurunan drastis terkait insiden protes keras di lapangan, seiring dengan meningkatnya akurasi dan transparansi dalam setiap pengambilan keputusan krusial oleh sang pengadil.
Evaluasi paruh musim menunjukkan bahwa teknologi VAR sangat efektif dalam meminimalisir kesalahan manusia (human error) pada momen-momen penentu, seperti pengesahan gol yang berbau offside, pemberian tendangan penalti, hingga penentuan kartu merah langsung. Para pelatih dan pemain dari berbagai klub memberikan apresiasi atas langkah progresif ini, karena pertandingan kini berjalan dengan jauh lebih adil (fair play) dan profesional.
Meski demikian, PSSI mengakui bahwa masih diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama dalam hal kecepatan wasit ruang VAR saat melakukan analisis tayangan ulang. Pelatihan berkelanjutan berlisensi FIFA akan terus digelar guna memastikan setiap intervensi VAR berjalan cepat tanpa mengurangi ritme intensitas pertandingan yang menjadi daya tarik utama Liga Indonesia.